“TAHUN DIBUKA-NYA PINTU MUJIZAT”

Posted: 12 February 2014 in Kesaksian, Khotbah, Kita Harus Tahu, Motivasi, Renungan, Rohani
Tags: , , , , ,

“TAHUN DIBUKA-NYA PINTU MUJIZAT”

Tahun 2014 sudah didepan kita, kini saatnya untuk kita merenungkan semua kebaikan, pertolongan, pemulihan, next level yang sudah Tuhan buat dalam hidup kita sepanjang tahun 2013. Akhiri tahun 2013 dengan banyak bersyukur, memuji menyembah Tuhan dan berdoa untuk mempersiapkan kita menyongsong tahun yang baru tahun 2014 Tahun “dibukaNYA pintu-pintu mujizat”. Hal yang luar biasa ini berkaitan dengan penanggalan Israel Ayin Daleth 5774, di mana Daleth memiliki beberapa arti antara lain orang yang miskin dihadapan Tuhan, telinga, pintu yang dibuka dan saksi Tuhan.

Tahun “dibukaNya pintu-pintu mujizat” adalah tahun di mana Tuhan sendiri yang akan membuka pintu-pintu mujizat bagi kita yang memiliki sikap rendah hati seperti orang yang miskin dihadapan Tuhan, telinga yang mendengar tuntunanNya dan melakukan tepat seperti yang Tuhan katakan. Banyak pintu antara lain pintu pemulihan, pintu kesembuhan, pintu keselamatan, pintu pertobatan, pintu berkat jasmani, pintu berkat rohani, dan pintu-pintu yang selama ini tertutup akan Tuhan buka.

Orang yang rendah hati merupakan kunci untuk alami pintu-pintu yang dibuka Tuhan. Mat 5:3  “Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”.  Hanya orang yang rendah hati yang dapat memiliki sikap miskin di hadapan Tuhan, merasa tidak mampu, tidak ada apa-apanya, tidak punya pengalaman apapun.   1Petrus 5:5  Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”  Sesungguhnya Tuhan menentang orang yang congkak, sombong, arogan, tinggi hati tetapi mengasihani orang yang tendah hati.

Ciri-ciri orang rendah hati adalah sebagai berikut: mau melayani, memandang setiap individu itu unik, istimewa dan penting, mau mendengar dan menerima kritik, mau mengalah demi kebaikan, berani mengaku salah dan minta maaf, pemaaf, lemah lembut dan penuh pengendalian diri, mengutamakan kepentingan yang lebih besar . Mari kita evaluasi diri kita, bagaimana sikap hati kita dalam meresponi sesuatu.  Hari-hari ini semua proses yang Tuhan ijinkan terjadi semata hanya untuk membuat kita jadi rendah hati, karena Tuhan mau kita dapat melalui pintu-pintu mujizat yang sudah Dia buka.

Tuhan Yesus memberikan teladan kerendahan hati, sebagai saksiNya kita di Ayin Daleth juga wajib hidup seperti Tuhan Yesus 1Yohanes 2:6  “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup”. Teladan kerendahan hati Tuhan Yesus dapat dilihat di Filipi 2:5-8 “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Langkah untuk menjadi rendah hati dari Filipi 2:5-7 adalah:

1.     Memiliki pikiran dan perasaan Kristus (ay 5)

Untuk dapat memiliki pikiran dan perasaan Kristus, kita harus bergaul intim dengan Tuhan dan membaca FirmanNya, banyak bersekutu dengan mendengar suaraNya, setiap saat bercakap-cakap menanyakan apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita. Waktu kita bangun pagi Yes 50:4 untuk bersaat teduh maka Tuhan akan mempertajam pendengaran kita sehingga kita dapat lebih lagi menangkap isi hatiNya.

2.     Tidak mempertahankan hak (ay 6)

Setiap orang diberikan hak dan kewajiban dalam segala aspek kehidupan kita, jika kita mau belajar untuk rendah hati, mari kita tidak mempertahankan hak kita tapi lebih mengutamakan tanggungjawab untuk melakukan kewajiban-kewajiban yang harus kita lakukan. Kita percaya maka reward akan Tuhan berikan bagi orang yang sungguh-sungguh berkenan padaNya.

3.     Mengosongkan diri (ay 7) 

Merupakan sikap yang tidak menganggap diri kita ‘somebody’ tapi lebih memiliki sikap diri kita tidak ada apa-apanya, pengetahuan-pengalaman-gelar-jabatan-kesuksesan apapun, semua yang dapat kita lakukan, kita raih dalam hidup ini semata hanya karena kasih karunia, kemampuan dan anugrah Tuhan. Hal ini akan membuat kita terus rendah  hati, karena hanya DIAlah yang membuat itu ada dalam kehidupan kita.

4.     Menjadi hamba yang taat (ay 8)

Sikap hamba, doulos: budak yang ditebus oleh Tuhan, harus menjadi karakter kita. Kalau kita mengerti bahwa kita adalah hamba, maka kita akan membangun kehidupan untuk taat pada TUAN kita. Kita tidak punya kehendak semau kita lagi, karena kita seorang hamba, yang ada hanyalah ketaatan karena hidup kita bukan milik kita lagi.

Berkat bagi orang yang rendah hati di Tahun “DibukaNya Pintu-pintu Mujizat” maka  akan melihat, mengalami dan menerima mujizat yang luar biasa karena pintu-pintunya sudah dibuka oleh Tuhan.

“TUHAN YESUS BERKATI”

(http://www.hmministry.com)
Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s