Struggling With God

Posted: 16 July 2012 in Khotbah, Motivasi, Renungan, Rohani
Tags: , , ,

“Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan kami turun-temurun. Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah. Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata: “Kembalilah, hai anak-anak manusia!” Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu. Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena kehangatan amarah-Mu kami terkejut. Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa kami yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu. Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh. Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu? Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. Kembalilah, ya TUHAN–berapa lama lagi? –dan sayangilah hamba-hamba-Mu! Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami. Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka. Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan semarak-Mu kepada anak-anak mereka. Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.” (Maz. 90:1-17).

Hal yang harus dipahami agar iman kita dapat terus bertumbuh, yaitu:

1. Hidup Ini Penuh Pergumulan;

Hidup didunia ini selalu dipenuhi dengan masalah karena begitu banyak hal-hal yang terjadi yang harus dihadapi oleh anak-anak Tuhan. Kita tidak bisa mengeluh dengan semua pergumulan yang ada, kita harus mengerti bahwa kita harus menghadapi pergumulan yang ada. Setiap pergumulan adalah suatu proses dalam kehidupan kita.

2. Rohani Yang Bertumbuh Harus Ada Pengalaman Dengan Tuhan;

Orang menjadi percaya kepada Tuhan pasti karena ia memiliki pengalaman pribadi bertemu dengan Tuhan. Pengalaman rohani bersama Tuhan inilah yang membawa seseorang kepada kedewasaan rohani didalam Tuhan. Mengapa? Pengalaman penderitaan akan membuat kita semakin bergantung dengan Tuhan dan membuat kita semakin bertumbuh. Karena kita akan belajar bagaimana menghadapi semua pergumulan bersama dengan Tuhan. Pengalaman dengan Tuhan akan menentukan kualitas hidup kita karena jika kita berani menghadapi semua pergumulan maka kita menjadi orang yang kuat dan berpengetahuan akan Tuhan. Banyak orang yang tidak bertumbuh secara rohani sekalipun sudah banyak memiliki pengalaman karena orang itu tidak mampu melihat maksud Tuhan dibalik setiap pengalaman hidup dengan Tuhan.

3. Tuhan membentuk kita melalui pergumulan hidup;

Tuhan akan membentuk kita melalui hal-hal positif dan juga negatif, dalam arti Tuhan akan memberikan kita hal-hal yang mungkin menyakitkan atau dengan penderitaan. Yang penting adalah bagaimana respon kita dalam menghadapi pergumulan dalam kehidupan kita. Respon yang muncul dari setiap pergumulan pun bisa positif maupun negatif. Banyak anak-anak Tuhan yang menjadi manja secara rohani karena hidup dalam kenyamanan dan kenikmatan fasilitas hidup. Contoh: Musa yang pada 40 tahun pertama usianya hidup dalam kemegahan, kenyamanan, kelimpahan dalam istana Putri Firaun. Hal inilah yang membuat Musa memiliki kesombongan pribadi. Namun pada masa 40 tahun kedua, Musa harus hidup bersama mertuanya di padang Median hanya untuk menggembalakan kambing domba. Disini Tuhan ingin mengajarkan mengenai kerendahan hati kepada Musa. Saat Musa menanggapi dengan positif pergumulan hidup yang dihadapinya, Tuhan memakai Musa dengan luar biasa untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Bahkan Musa menjadi orang yang memiliki kelembutan hati yang belum bisa ada penggantinya sampai saat ini.

Dalam kehidupan ini pasti kita akan menemui permasalahan, namun Tuhan ingin kita untuk selalu bergumul bersama Dia melalui pemahaman bahwa hidup ini penuh dengan pergumulan, Kerohanian kita akan bertumbuh dengan pengalaman bersama Tuhan dan Tuhan membentuk kita melalui pergumulan hidup. Amin…

“TUHAN YESUS MEMBERKATI”
Oleh : Pdt. Anthony Chang, M. Th

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s