Understanding Worship

Posted: 24 April 2012 in Khotbah, Renungan, Rohani
Tags: , , ,

Penyembahan adalah ekspresi pengertian tentang nilai-Nya Tuhan dalam hidup kita. Penyembahan akan meruntuhkan tembok yang berupa kemarahan, kekakuan, kebosanan. Sorga tidak membutuhkan pengkhotbah, sorga butuh penyembahan. Penyembahan yang tidak pada tempat, akan bisa membawa dampak yang merusak, kalau kita menyembah uang, sex, berhala, membawa kita pada penyimpangan dari Tuhan.

“Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.“, Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.”Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.” Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.” (Yoh.4:7-24)

Seorang bisa menyembah Tuhan karena mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan, penyembahan adalah bersifat personal, yaitu keintiman. Penyembahan dari kata “PROSKONEO” artinya kiss, yaitu cium. Ketika Tuhan Yesus ada percakapan antara perempuan Samaria, Yesus berkata kepada perempuan ini “Berilah Aku minum”.

Kekristenan tanpa pengalaman diubahkan, adalah kosong dan gagal, oleh karena itu pengalaman pribadi dengan Tuhan akan membuat kita mempunyai hubungan yang special, sebuah hubungan penyembahan yang indah. Penyembahan akan membuat kita menjadi terbuka kepada Tuhan. Penyembahan akan membuat kita mengenal Allah yang benar, karena penyembah-penyembah yang benar akan menyembah dalam Roh dan Kebenaran. Tuhan tidak mencari penyembahan, tetapi Tuhan mencari penyembah-penyembah. Penyembahan adalah aktivitas atau kegiatan, tetapi Penyembah adalah orang atau pribadinya, jadi jadilah Pribadi yang menyembah Tuhan. Menyembah yang benar buka diulang-ulang, sebagai contoh: adalah nabi baal ketika menyembah kepada baal, nabi-nabi itu berteriak-teriak, mengulang-mengulang, bahkan nabi-nabi baal itu sampai menorah-noreh sedluruh tubuhnya, supaya Tuhan perhatian atas mereka. Elia menyembah Allah dengan beda, yang dilakukan Elia hanya yang dikatakan sedikit, yaitu Tuhan hanya engkau saja mata dan hatiku tertuju. Hasilnya Allah berkenan dan Tuhan memberikan kemenangan.

Kenapa penyembahan dihubungkan dengan pelacur, karena penyembahan berhubungan dengan keintiman. Perempuan Samaria yang memiliki 5 suami atau dengan istilah pelacur, melakukan penyembahan yang sungguh-sungguh. Tuhan Yesus hanya katakan satu kata yang mengenai sasaran dan perubahan yang radikal, yaitu “dosamu sudah diampuni”. Pengampunan akan membawa perubahan dari neraka kekal kepada kehidupan sorga yang kekal.

“Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.” (Yoh. 4: 28-30)

Dampak yang terjadi ketika mengalami pengampunan, aka nada penyembahan yang radikal, wanita Samaria ini, tampil dan membawa dampak bagi seluruh kota, berdampak bagi banyak orang. Perempuan Samaria ini pergi dan seluruh kota mendengar tentang siapa Yesus. Menurut riset dan penelitian bahwa Penginjil pertama wanita adalah pelacur ini, yaitu wanita Samaria. Pentingnya penyembahan, karena penyembahan itu menjadi lawan iblis, sehingga ketika ada penyembahan yang benar, iblis mencoba untuk mengacaukan, tetapi Allah yang akan menghardik iblis dan berkata “engkau harus menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran.”

“TUHAN YESUS MEMBERKATI”

 khotbah lain dari : Pdt. Chris Manusama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s