LUPA DAN TIDAK TERLUPAKAN

Posted: 26 September 2009 in Renungan
Tags: , ,

BACALAH, RENUNGKAN DAN LAKUKAN

Sebuah kisah tentang Pasir dan Batu

Kisah ini menceritakan tentang dua sahabat yang berjalan melintasi gurun pasir saat berjalan waktu mereka mulai bertengkar dan yang satu menampar pipi sahabatnya, yang ditampar pipinya hatinya terluka, tanpa berkata sepatah kata pun dia kemudia menulis dipasir : “HARI INI SAHABAT BAIKKU MENAMPAR WAJAHKU”. Mereka meneruskan perjalanannya sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk beristirahat dan mandi. Tetapi orang yang wajahnya ditampar, terjebak di pasir penghisap dan tenggelam, tetapi sahabatnya berhasil menyelamatkannya. Setelah pulih keadaannya, dia mengukir kalimat di sebuah batu : “HARI INI SAHABAT BAIKKU TELAH MENYELAMATKAN HIDUPKU”. Orang yang telah menampar sahabatnya dan kemudian menolongnya, lalu bertanya : “Setelah aku menampar, kamu menulis di pasir, dan sekarang kamu menulis di batu, kenapa begitu?” Sahabat yang ditanya menjawab : “Ketika seseorang menyakiti, kita harus menuliskannya di pasir; sehingga angin bisa memaafkan kita dengan meniupnya lenyap tak terbekas”

“BELAJARLAH UNTUK MENULISKAN KEPEDIHANMU DI PASIR DAN MENGUKIR PENGALAMAN BAIKMU DI BATU”

(Matius 18:21-22; Matius 5:44)

Orang bijak berkata memerlukan waktu satu menit untuk bisa menemukan seseorang yang spesial, satu jam untuk bisa menghargainya, satu hari untuk bisa menyukai dan mengasihi. Tetapi dibutuhkan waktu seumur hidup untuk bisa melupakannya.

Comments
  1. ahnku says:

    haha,,,, iya ya… tapi kadang kita melakukan sebaliknya,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s