Hal Kekuatiran

Posted: 19 August 2009 in Renungan
Tags: , ,

Dalam hidup terkadang kita menggunakan kekuatan kita meskipun kita sudah percaya bahwa ada Tuhan yang menjaga kita, sehngga kita menjadi kuatir akan hidup kita.
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. (Lukas 12:22)

Kekuatiran menjadi kebiasaan bagi kebanyakan orang. Ada banyak hal dalam hidup ini yang membuat kita kuatir, misalnya : persoalan dalam pekerjaan, rumah tangga, masalah ekonomi, sakit penyakit yang kita derita, dll. Sebagai anak Tuhan kita bisa kuatir, tapi tidak boleh dikuasai kekuatiran. Seperti peribahasa Cina kuno berkata, “Biarkan burung-burung terbang di atasmu, tapi jangan ijinkan burung-burung itu membuat sarang di atas kepalamu.” Ada beberapa alasan mengapa kita sebagai anak Tuhan tidak boleh kuatir.

  1. Sebab Tuhan telah memberikan yang paling berharga (Lukas12:23 “Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian.”). Hidup itu lebih penting dari makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. Hidup adalah pemberian Tuhan yang paling berharga. Bahkan Anak-Nya yang paling Dia kasihi juga telah diberikan kepada kita, masakan Dia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita. (Roma 8:32)
  2. sebab kita berharga di mata Tuhan (Lukas12:24 “Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!”). Dalam ayat itu dikatakan “ …. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu !” Jika burung-burung gagak berharga bagi Tuhan, terlebih kita umat-Nya. Sesuatu yang berharga pasti dijaga, dilindungi dan dipelihara. Tuhan pasti menjaga, melindungi dan memelihara kita, sebab kita berharga di mata-Nya.
  3. Sebab kekuatiran tidak ada gunanya (ay. 25, 26). “Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya menambahkan sehasta pada jalan hidupnya.” Kekuatiran tidak bisa mengubah situasi dalam hidup kita. Apakah dengan menjadi kuatir kita bisa menyelesaikan masalah? Tentu saja tidak, sebaliknya kekuatiran justru akan menambah masalah. Keempat, sebab Tuhan bertanggungjawab atas hidup kita (ay 29, 30). Ia adalah Bapa yang baik dan bertanggungjawab atas kehidupan umat-Nya. Mustahil Ia menterlantarkan kita umat-Nya. Kelima, jika kita kuatir berarti kita tidak mempercayai Tuhan (ay.28). Kuatir berarti kita tidak percaya bahwa Tuhan sanggup memelihara kita. Kuatir berarti kita meniadakan Tuhan dan menganggap Ia tidak mampu, oleh sebab itu kuatir tidak dikehendaki Tuhan.

Kekuatiran tidak akan menyelesaikan masalah, justru akan menambah masalah baru kepada kita.

(Andreas)
http://groups.yahoo.com/group/rohani
» Renungan ini diambil dari Renungan Harian Spirit

Bacalah

Matius 6:25-34
6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
6:28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
6:29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
6:30 Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s